Home » , , » Hama dan Penyakit Tanaman Melon

Hama dan Penyakit Tanaman Melon

Written By Arif Stiawan on February 21, 2013 | 5:40 PM


Hama Buah Melon

1. Kutu aphids (Aphis gossypii Glover )
o Ciri: Hama ini mempunyai getah cairan yg mengandung madu & di lihat dari kejauhan mengkilap. Hama ini menyerang tanaman melon yg ada di lahan penanaman. Aphids muda yg menyerang melon berwarna kuning, sedangkan yg dewasa mempunyai sayap & berwarna agak kehitaman.

o Gejala: daun tanaman menggulung & pucuk tanaman menjadi kering akibat cairan daun yg dihisap hama.
o Pengendalian:

1. gulma harus selalu dibersihkan agar tidak menjadi inang hama;
2. tanaman melon yg terserang parah harus disemprot secara serempak dengan insektisida Perfekthion 400 EC (dimethoate) dengan konsentrasi 1,0–2,0 ml/liter;
3. tanaman yg telah terjangkit virus harus dicabut & dibakar (dimusnahkan).


2. Thirps (Thirps parvispinus Karny)

o Ciri: Hama ini menyerang saat fase pembibitan sampai tanaman dewasa. Nimfa thirps berwarna kekuning-kuningan & thirps dewasa berwarna coklat kehitaman. Thirps berkembang biak sangat cepat secara partenogenesis (mampu melahirkan keturunan meskipun tidak kawin). Serangan dilakukan di musim kemarau.

o Gejala: daun-daun muda atau tunas-tunas baru menjadi keriting, & bercaknya kekuningan; tanaman keriting & kerdil serta tidak dapat membentuk buah secara normal. Kalau gejala ini timbul harus diwaspadai karena telah tertular virus yg dibawa hama thirps.

o Pengendalian: menyemprot dengan racun kontak, 3–4 hari sekali.

Penyakit Melon

1. Layu bakteri
o Penyebab: bakteri Erwina tracheiphila E.F.Sm. Penyakit ini dapat disebarkan dengan perantara kumbang daun oteng-oteng (Aulacophora femoralis Motschulsky).
o Gejala: daun & cabang layu & terjadi pengkerutan pada daun, warna daun menguning, mengering & akhirnya mati; daun tanaman layu satu per satu, meskipun warnanya tetap hijau, kemudian tanaman layu secara keseluruhan. Apabila batang tanaman yg dipotong melintang akan mengeluarkan lendir putih kental & lengket bahkan dapat ditarik seperti benang.

o Pengendalian:
1. sebelum ditanami, lahan disterilisasi dengan Basamid G dengan dosis 40 g/m 2 ;
2. benih di rendam dalam bakterisida Agrimyciin (oxytetracycline & streptomycin sulfate) atau Agrept (streptomycin sulfate) dengan konsentrasi 1,2 gram/liter ;
3. penyemprotan bakterisida ini pada umur 20 HST

2. Penyakit busuk pangkal batang (gummy stem bligt)

o Penyebab: Cendawan Mycophaerekka melonis (Passerini) Chiu et Walker.
o Gejala: pangkal batang yg terserang mula-mula seperti tercelup minyak kemudian keluar lendir berwarna merah coklat & kemudian tanaman layu & mati; daun tanaman yg terserang akan mengering apabila diremas seperti kerupuk & berbunyi kresek-kresek apabila diterpa angin.

o Pengendalian: penggunaan mulsa PHP untuk mencegah kelembaban di sekitar pangkal batang & mencegah luka di perakaran maupun pangkal batang pohon melon karena penyiangan; daun-daun tanaman yg terserang dibersihkan lalu disemprot dengan fungisida Derasol 500 SC (carbendazim) dengan konsentrasi 1–2 ml/liter; pangkal batang yg terserang dioles dengan larutan fungisida Calixin 750 EC (tridemorph) dengan konsentrasi 5 m/liter.

Gimana Artikel Hama dan Penyakit Tanaman Melon ini, mantab kan? Sobat boleh menyebarkannya jika artikel Hama dan Penyakit Tanaman Melon ini bermanfaat, namun jangan lupa meletakkan link Hama dan Penyakit Tanaman Melon sebagai sumbernya. Terima kasih telah Berkunjung

Join Me On: Facebook :: Arif Stiawan ::

Share this article :
 
Support : www.ariefboy.com
Copyright © 2013. Arif Setiawan | AriefBoy.Com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger